Posted by : Unknown
Minggu, 06 November 2016
Fungsi
Fungsi Manajemen - Adalah Dalam proses pelaksanaannya, manajemen mempunyai
tugas-tugas dan kegiatan-kegiatan tertentu yang harus dilaksanakan.
Pada
umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi
perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengarahan
(actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
· Perencanaan
(Planning)
Planning
adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian
menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
Perencanaan
dibedakan dalam tiga jenis, yaitu sebagai berikut.
·
Perencanaan jangka pendek atau kurang dari 1 tahun
Misalnya
perencanaan strategik yang meliputi proses pemilihan tujuan organisasi,
penentuan strategi, kebijakan dan program-program yang diperlukan untuk tujuan
tersebut.
·
Perencanaan jangka menengah atau dalam waktu 1 tahun
sampai dengan lima tahun
Contoh:
perencanaan laba
·
Perencanaan jangka panjang atau lebih dari lima
tahun
Contoh:
perencanaan produk, perencanaan bidang penjualan, bidang teknik, bidang
permodalan, dan bidang personil.
· Terdapat 4 Aktivitas dalam fungsi perencanaan, yaitu :
·
Menetapkan arah tujuan dan target bisnis
·
Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut
·
Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
·
Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai
tujuan
· Contoh dari perencanaan cafe
:
·
Memilih sasaran konsumen
·
Menentukan tema dari kafe
·
Mencari tempat yang strategis
· Pengorganisasian
(Organizing)
Organizing
(fungsi perencanaan) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya
fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan
untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Fungsi
pengorganisasian mengelompokkan semua orang, alat, tugas dan wewenang yang ada
dijadikan satu kesatuan yang kemudian digerakkan melaksanakan apa yang sudah
direncanakan sebelumnya.
· Manfaat Organizing
·
Pembagian tugas-tugas bisa sesuai dengan kondisi
perusahaan
·
Menciptakan spesialisasi saat menjalankan tugas
·
Personil dalam perusahaan mengetahui tugas apa yang
akan dijalankan
·
Fungsi Organizing
·
Pendelegasian wewenang dari manajemen puncak kepada
manajemen pelaksana
·
Adanya pembagian tugas yang jelas
·
Mempunyai manajer puncak yang profesional untuk bisa
mengkoordinasikan semua kegiatan yang dilakukan
·
Contoh dari pengorganisasian di sebuah kafe
:
Pengelompokkan
atau pembagian kerja terhadap staf-staf, seperti: juru masak, kasir, pelayan kafe,
cleaning service, keamanan, dan lain-lain.
· Pengarahan
(Actuating)
Actuating
adalah menempatkan semua anggota pada kelompok agar kerja secara sadar untuk
mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan perencanaan dan pola
organisasi.
Kegiatan
penggerakan atau actuating biasanya akan memperoleh hasil yang maksimal apabila
memperhatikan faktor-faktor berikut:
·
Memperlakukan manusia dengan sebaik-baiknya
·
Mendorong pertumbuhan dan perkembangan manusia
·
Menampakkan pada manusia keinginan untuk melebihi
·
Menghargai hasil pekerjaan yang baik dan sempurna
·
Mengusahakan adanya keadilan tanpa pilih kasih
·
Memberikan kesempatan yang tepat dan bantuan yang
cukup
·
Memberikan dorongan untuk mengembangkan potensi
dirinya
· Contoh dari pengarahan di sebuah toko boneka:
·
Membimbing para staff dibidangnya masing, seperti: membimbing para juru masak
agar dapat memasak dengan professional baik dalam rasa, tampilan, dan
kebersihan, membimbing pelayan agar dapat melayani pelanggan
dengan ramah.
·
Menuangkan semua inspirasi yang telah dibuat ke
lembar tugas yang telah dipersiapkan sebelumnya
· Pengendalian
(Controlling)
Pengawasan
adalah proses penentuan apa yang akan dicapai (standard), apa yang sedang
dilakukan (pelaksanaan), menilai pelaksanaan, dan bilamana perlu mengambil
tindakan korektif sehingga pelaksanaan dapat berjalan menurut rencana, yaitu
sesuai dengan standar.
· Controlling akan berjalan efektif dengan
memperhatikan hal hal berikut :
·
Routing (jalur), manajer menetapkan cara atau jalur
supaya bisa dengan mudah mengetahui letak dimana suatu kesalahan sering
terjadi.
·
Scheduling (penetapan waktu), Manajer menetapkan
kapan semestinya pengawasan harus dijalankan.
·
Kadang-kadang, pengawasan yang terjadwal mungkin
tidak efisien dalam menemukan suatu kesalahan, dan sebaliknya, sesuatu yang
dijalankan secara mendadak malah lebih berguna.
·
Dispatching (perintah pelaksanaan), adalah
pengawasan yang berupa suatu perintah pelaksanaan pada pekerjaan. Tujuannya
supaya suatu pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
·
Perintah bisa membuat sebuah pekerjaan bisa
terhindar dari kondisi yang terkatung katung, dan pada ujungnya apabila terjadi
kesalahan, bisa dengan mudah diidentifikasi siapa yang melakukan kesalahan
·
Follow Up (tindak lanjut), Manajer mencarikan solusi
apabila terdapat kesalahan yang ditemukan.
·
Tindak lanjut bisa dengan memberikan peringatan
terhadap pihak yang sengaja atau tidak sengaja melakukan kesalahan dan
memberikan petunjuk supaya kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali
· Contoh dari pengarahan:
·
Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara
mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
·
Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap
penyimpangan yang ditemukan
·
Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa
mengatasi masalah yang terjadi
SSumber:
http://nichonotes.blogspot.co.id/2015/02/fungsi-manajemen.html
http://www.ssbelajar.net/2012/08/fungsi-manajemen.html
http://avianafuri.blogspot.co.id/2016/11/fungsi-fungsi-manajemen-dan-contohnya.html
http://risyadfadillah.blogspot.co.id/2016/11/fungsi-fungsi-manajemen-dan-contohnya.html