Posted by : Unknown
Kamis, 01 Oktober 2015
Bagi sebagian orang mungkin statistika dan matematika itu
sama, akan tetapi sesungguhnya berbeda maka dari itu saya kali ini akan
membahas apa itu statistika, agar para pembaca lebih mengetahui lagi seperti
apa statistika itu.
1.
Definisi Statistika
Kali ini saya akan menjelaskan definisi statistika
berdasrkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yaitu:
(1)
ilmu tentang cara mengumpulkan,
menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari kete-rangan yang
berarti dari data yang berupa angka;
(2)
pengetahuan yang berhubungan dengan
pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti, berupa
catatan bilangan (angka-angka) (KBBI.web.id)
jadi dapat diketahui statistika itu adalah ilmu
mengumpulkan, menyajikan, menganalisis, dan menginterpetasikan data menjadi
informasi untuk mengambil keputusan yang efektif.
2.
Sejarah
Statistika
Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium ("dewan negara") dan
bahasa Italia statista ("negarawan" atau
"politikus").
Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama
bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai
"ilmu tentang negara (state)". Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi
"ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data". Sir John Sinclair
memperkenalkan nama (Statistics) dan pengertian ini ke dalam bahasa
Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus
data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan
data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk
memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan
bidang-bidang dalam matematika,
terutama peluang.
Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada
paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi
linear), dan William Sealey Gosset (meneliti
problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa
sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai
dari astronomi hingga linguistika.
Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika
dalam metodologinya.
Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), danpsikometrika.
Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari
matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang
yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di
Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam
departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika.
3. Materi-Materi
dalam Statistika
Ada banyak materi yang dipelajari dalam statistika, sebagai
berikut :
1.
Statistika
a.
Pengertian Statistika
b.
Jenis Statistika
c.
Data Statistika
2.
Penyajian Data
3.
Ukuran Pemusatan
a.
Rata-Rata (Mean)
b.
Modus
c.
Median
4.
Ukuran Letak
a.
Kuartil
b.
Desil
c.
Persentil
5.
Ukuran Penyebaran
a.
Rentang
b.
Simpangan Kuartil
c.
Simpangan Baku
6.
Ukuran Kemiringan
7.
Ukuran Keruncingan
8.
Peluang
(http://wisnurahardianug.blogspot.co.id/)
4. Perbedaan
Statistika & Matematika
Berikut
adalah penjelsan singkat tentang perbedaan statistika dan matematika.
·
Matematika ialah
studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Objek dari matematika sendiri
adalah konsep-konsep abstrak yang ada dikepala kita.
·
Statistika ialah ilmu yang
mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi,
dan mempresentasikan data.
Singkatnya, dalam matematika, angka yang dihasilkan sudah
dibilang pasti dan tidak ada kemungkinan lain akan tetapi dalam statistika
angka-angka itu belum tentu menghasilkan pasti karena dipengaruhi oleh
variabel-variabel lainnya sehingga untuk mengetahui hasilnya perlu diadakan
penelitian terlebih dahulu sebelum menarik kesimpulan. Jadi, matematika merupakan ilmu pasti sedangkan statistika sering dikaitkan dengan
probabilitas. (http://ratna-ay.blogspot.co.id/2011/10/matematika-statistika.html)
5.
Penerapan statistika dalam kehidupan sehari -
hari
·
Dalam kehidupan sehari-hari
Dalam
kehidupan sehari-hari,bisnis,industri serta bidang perekonomian, ilmu
statistika memiliki peranan sebagai penyedia bahan-bahan keterangan berbagai
hal untuk diolah. Contoh, tingkat biaya hidup dan tingkat pendapatan.
·
Dalam penelitian ilmiah
Dalam penelitian ilmiah, statistik
memiliki peranan sebagai penyedia data untuk mengemukakan atau menemukan
kembali keterangan-keterangan yang seolaholah tersembunyi dalam angka-angka
statistik
·
Dalam kegiatan proses belajar
mengajar
Dalam kegiatan proses belajar
mengajar, statistika banyak membantu dalam menganalisis soal-soal yang
diberikan dalam kegiatan pembelajaran. Contoh: perbandingan banyaknya siswa
perempuan dan laki-laki di kelas I, rerata prestasi siswa matematika di kelas V.
·
Dalam kegiatan ilmu pengetahuan
Dalam ilmu pengetahuan, statistika
memiliki peranan sebagai sarana analisis dan interpretasi dari data kuantitatif
ilmu pengetahuan, sehingga diperoleh suatu kesimpulan dari berbagai data
tersebut. (https://dreamerzone16.wordpress.com/ilmu-statistika/)
6. Kesimpulan
Dalam
pembahasan kali ini, dapa disimpulkan bahwa. Statistika adalah ilmu yang
mengandung unsur probabilitas yang berarti berbeda dengan matematika yang
memiliki hasil sudah pasti tanpa perlu dilakukan pengumpulan data umtuk mendapatkan
hasil yang tepat. Ilmu statistika pun secara luas dipakai dalam kehidupan
sehari – hari yang juga mengambil peranan penting untuk kita dalam pengambilan
keputusan.