MAKALAH TUGAS AKHIR SOFTSKIL BAHASA INDONESIA
KARTU INDONESIA SEHAT


           
Nama Dosen   ; Jono Saroyo
            Disusun Oleh   ; Dzuwlhaniyf .A. Iyrfaan
            Npm                ; 23114381
            Kelas               ; 1KB03







FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
JURUSAN SISTEM KOMPUTER
UNIVERSITAS GUNADARMA

2014 / 2015

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang memberikan rahmat dan hidayahnya hingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah ini sebagai mana mestinya. Adapun yang akan saya bahas pada makalah ini adalah tentang kebijakan kesehatan bagi warga kurang mampu oleh presiden Jokowi atau dengan kebijakan yang dikenal sebagai KIS (Kartu Indonesia Sehat).
 Dalam penulisaan makalah ini, terselesaikannya bukan hanya karena kemamouan penulis sendiri tapi juga karena adanya dukungan dari sumber yang dengannya dapat diangkat dan dijadikan sebagai materi yang akan dibahas dalam makalah ini.
Kesalahan pun tak luput dalam penulisan makalah ini, karena kemampuan penulis sendiri yang masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat penulis butuhkan agar penulisan berikutya dapat lebih sempurna lagi. Sebelumnya terimakasih atas perhatiannya untuk membaca makalah ini, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca.


                                                                                                            Depok  04 Juni 2015


                                                                                                Dzuwlhaniyf .A. Iyrfaan

















DAFTAR ISI
HALAMAN
KATA PENGANTAR ..................................................................................       i
DAFTAR ISI ..................................................................................................       ii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................      1  
1.1. Latar Belakang ..........................................................................................      2
1.2. Perumusan Masalah ..................................................................................      2
1.3.Tujuan Penelitian .......................................................................................      2
BAB II   PEMBAHASAN  ............................................................................      3
2.1. Kelebihan inivasi cairan pembersih mobil tanpa air  .................................      3
2.2.  peluang kemitraan atau lapangan pekerjaan  ............................................      3
 2.3. rahasia jasa cuci mobil tanpa air  ..............................................................      5
BAB III  PENUTUP    ...................................................................................      7
3.1. Kesimpulan ...............................................................................................      7
3.2. Saran .........................................................................................................      9
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................      10
LAMPIRAN....................................................................................................      11


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar Belakang
Kesehatan itu salah satu kepentingan utama dalam kehidupan masyarakat. Banyaknya warga tak mampu menimbulkan masalah tersendiri untuk akses kesehatan yag lebih lanjut dikarenakan biaya pengobatan yang relatif cukup mahal pada rumah sakit negri apa lagi swasta. Sadar akan hal tersebut, presiden jokowi pun tak hilang akal untuk membantu para warganya dengan di adakannya KIS (Kartu Indonesia Sehat).
Sayang usaha ini belum berjalan dengan sempurna sebagaimana yag diharapkan presiden Jokowi. Masih banyak rumah sakit yang menolak untuk merawat warga yang kurang mampu ini, terutama rumah sakit swasta.


1.2.Rumusan Masalah
1.      Banyaknya warga yang kurang mampu.
2.      Penolakan dari rumah sakit dan penegasan kembali kepada pihak rumah sakit
3.      Prosedur yang benar sebelum merujuk ke rumah sakit.

1.3.Tujuan
1.      Dapat mengetahui sebab KIS (Kartu Indonesia Sehat) diciptakan.
2.      Dapat mengetahui bagaimana tanggapan dari pihak rumah sakit.
3.      Dapat mengetahui solusi yang diberikan terhadap penolakan rumah sakit.



























BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Banyaknya warga yang kurang mampu
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari akan banyaknya warga yang masih kkurang mampu dan terancam akan kesehatannya karena ketidak mampuan mereka. Oleh karena itu diciptakanlah kebijakan KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang memiliki tujuan utama agar masyarakat yang kurang mampu dapat mendapatkan perawatan yang lebih lanjut untuk penyakitnya di rumah sakit yang secara umum memiliki kualitas yang sangat baik untuk penanganan yang lebih lanjut dengan tanpa biaya ataupun dengan biaya yang rendah.
2.2. Penolakan dari rumah sakit

Walau Kebijakan telah dibuat, tetapi tetap saja masih banyak warga kurang mampu yang terlantar saat merujuk ke rumah sakit tertentu. Hal ini dikarenakan tidak sedikit rumah sakit yang mamsih memandang sebelah mata pada warga yang kurang mampu ini. Sehingga kebijakan ini belum sepenuhnya berjalan sempurna, hingga pada suatu wacana memuat perkataan presiden Jokowi akan kebijakan ini.
Presiden Jokowi menyatakan, rumah sakit swasta yang tidak mau menerima dan melayani masyarakat pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) maka izinnya akan dicabut.
Jokowi bahkan menegaskanakan "memaksa" seluruh rumah sakit (RS) swasta di Indonesia untuk menerima dan melayani  KIS.
"Ini memang belum semua rumah sakit, hanya yang negeri, tapi belum semua rumah sakit swasta bias terima ini. Semua (nanti) akan saya paksa harus mau terima ini (KIS)," kata Presiden Jokowi di SD Temuwangi 2, Dusun Temuwangi, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Senin (4/5/2015), seperti dikutip Antara.
Pada kesempatan itu, Presiden membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada perwakilan masyarakat di Dusun Temuwangi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Ia mengatakan, percuma jika menjadi Presiden, tapi tidak tegas.

"Ini tak pekso kalau tidak mau, izin saya cabut. Dadi Presiden orakendel. Nggihmboten?" Kata Presiden.

2.3. Prosedur yang benar sebelum melakukan rujukan ke rumah sakit
Tidak banyak juga penolakan tersebut terjadi karena kesalahan dari si pasien sendiri yang tidak melakukan prosedur dengan baik sehingga mendapat penolakan dari pihak rumah sakit.
Jokowi sempat berkomunikasi dengan masyarakat setelah menyerahkan kartu-kartu itu. Ia ingin memastikan jangan sampai ada masyarakat yang sakit, tapi tidak mendapatkan akses kesehatan.
Namun, Presiden menegaskan, penggunaan kartu harus berjenjang, yakni terlebih dahulu ke Puskesmas. Kemudian, jika sakitnya parah, maka dirujuk kerumah sakit.
"Jadi urutan harus jelas sakitnya flu jangan kerumah sakit, ke Puskesmas dulu cek apa flu apa paru-paru kalau diberi rujukan baru kerumahsakit. Batuk-batuk kerumah sakit ditolak jangan marah, lesu, nanti rumah sakit penuhdan yang sakit berat tidak tertangani," katanya.
Ia menambahkan, KIS harus dilayani oleh rumah sakit karena sejatinya hal itu dibayar oleh negara. Kepala Negara meminta jika ada masyarakat pemegang KIS tidak dilayani agar segera melaporkan.








BAB III
PENUTUP
3.1.       Kesimpulan
Kesehatan merupakan hal yang sangat penting, sehingga upaya untuk meningkatkan tingkat kesehatan warga pun diciptakan, dengan diciptakannya KIS (Kartu Indonesia Sehat) presiden Jokowi pun berharap masalah kesehatan ini dapat teratasi. Tetapi Walau Kebijakan telah dibuat, tetapi tetap saja masih banyak warga kurang mampu yang terlantar saat merujuk ke rumah sakit tertentu. Hal ini dikarenakan tidak sedikit rumah sakit yang mamsih memandang sebelah mata pada warga yang kurang mampu ini. Sehingga kebijakan ini belum sepenuhnya berjalan sempurna sehingga presiden Jokowi sendiri pun  menegaskanakan "memaksa" seluruh rumah sakit (RS) swasta di Indonesia untuk menerima dan melayani  KIS jika tidak maka izinnya akan dicabut. Tidak banyak juga penolakan tersebut terjadi karena kesalahan dari si pasien sendiri yang tidak melakukan prosedur dengan baik sehingga mendapat penolakan dari pihak rumah sakit. Jokowi sempat berkomunikasi dengan masyarakat setelah menyerahkan kartu-kartu itu. Ia ingin memastikan jangan sampai ada masyarakat yang sakit, tapi tidak mendapatkan akses kesehatan. Namun, Presiden menegaskan, penggunaan kartu harus berjenjang, yakni terlebih dahulu ke Puskesmas. Kemudian, jika sakitnya parah, maka dirujuk kerumah sakit. "Jadi urutan harus jelas sakitnya flu jangan kerumah sakit, ke Puskesmas dulu cek apa flu apa paru-paru kalau diberi rujukan baru kerumahsakit. Batuk-batuk kerumah sakit ditolak jangan marah, lesu, nanti rumah sakit penuhdan yang sakit berat tidak tertangani," katanya. Ia menambahkan, KIS harus dilayani oleh rumah sakit karena sejatinya hal itu dibayar oleh negara. Kepala Negara meminta jika ada masyarakat pemegang KIS tidak dilayani agar segera melaporkan.









3.2.       Saran
Dari pembahasam diatas diharap makalah ini dapat berguna bagi kita semua. Jika masih terdapat kesalahan dalam penulisan kata ataupun pemilihan kalimat, mohon dimaklum. Oleh karena itu diharapkan, pembaca untuk memberikan kritik dan saran kepada penulis guna untuk menyempurnakan lagi makalah yang akan penulis buat untuk kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA
http://nasional.kompas.com/read/2015/05/04/10575361/Jokowi.Tak.Layani.Pasien.Pakai.KIS.Izin.Rumah.Sakit.Dicabut


LAMPIRAN
Jokowi: Tak Layani Pasien Pakai KIS, Izin Rumah Sakit Dicabut
Senin, 4 Mei 2015 | 10:57 WIB

KLATEN, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, rumah sakit swasta yang tidak mau menerima dan melayani masyarakat pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) maka izinnya akan dicabut.
Jokowi bahkan menegaskanakan "memaksa" seluruh rumah sakit (RS) swasta di Indonesia untuk menerima dan melayani  KIS.
"Ini memang belum semua rumah akit, hanya yang negeri, tapi belum semua rumah sakit swasta bias terima ini. Semua (nanti) akan saya paksa harus mau terima ini (KIS)," kata Presiden Jokowi di SD Temuwangi 2, Dusun Temuwangi, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Senin (4/5/2015), seperti dikutip Antara.
Pada kesempatan itu, Presiden membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada perwakilan masyarakat di Dusun Temuwangi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Ia mengatakan, percuma jika menjadi Presiden, tapi tidak tegas.
"Ini tak pekso kalau tidak mau, izin saya cabut. Dadi Presiden orakendel. Nggihmboten?" Kata Presiden.
Jokowi sempat berkomunikasi dengan masyarakat setelah menyerahkan kartu-kartu itu. Ia ingin memastikan jangan sampai ada masyarakat yang sakit, tapi tidak mendapatkan akses kesehatan.
Namun, Presiden menegaskan, penggunaan kartu harus berjenjang, yakni terlebih dahulu ke Puskesmas. Kemudian, jika sakitnya parah, maka dirujuk kerumah sakit.
"Jadi urutan harus jelas sakitnya flu jangan kerumah sakit, ke Puskesmas dulu cek apa flu apa paru-paru kalau diberi rujukan baru kerumahsakit. Batuk-batuk kerumah sakit ditolak jangan marah, lesu, nanti rumah sakit penuhdan yang sakit berat tidak tertangani," katanya.
Ia menambahkan, KIS harus dilayani oleh rumah sakit karena sejatinya hal itu dibayar oleh negara. Kepala Negara meminta jika ada masyarakat pemegang KIS tidak dilayani agar segera melaporkan.
"Ini proses diperbaiki meskipun tidak menutup mata memang masih ada yang suka bentak-bentak, Bu Menkes kalau ada rumah sakit yang sering nolak kartu ini dan tidak ramah langsung diperingatkan," katanya.
Sumber
http://nasional.kompas.com/read/2015/05/04/10575361/Jokowi.Tak.Layani.Pasien.Pakai.KIS.Izin.Rumah.Sakit.Dicabut

 

Posted by : Unknown 0 Comments
TUGAS RESENSI B.INDONESIA







Dzuwlhaniyf .A. Iyrfaan
1KB03
23114381




UNIVERSITAS GUNADARMA
2015 / 2016


1.    Data Publikasi

                       

a.    Judul                                                    : AS Pertanyakan Aturan Soal “Smartphone” Indonesia

b.    Penulis                                                 :  Yoga Hastyadi Widiartanto 


c.     Tanggal/no. Penerbitan/ laman           : Selasa, 24Februari 2015/ /http://tekno.kompas.com/read/2015/02/24/21170087/as.pertanyakan.aturan.soal.smartphone.indonesia

d.    No. Halaman                                       :


e.    Ragam Bahasa                                   :  Teknologi

2.    Ringkasan

Amerika Serikat (AS) "kebakaran jenggot" menghadapi Indonesia yang mensyaratkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40 persen. Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia (Menkominfo) Rudiantara menetapkan bahwa smartphone impor yang tidak memenuhi TKDN 40 persen dilarang masuk ke Indonesia. Aturan mengenai TKDN akan menyulitkan perusahaan seperti mereka (perusahaan SmartPhone) untuk masuk ke Indonesia yang "haus" smartphone canggih. Saat aturan tersebut berlaku, mereka hanya punya pilihan untuk membangun pabrik atau mencari rekanan perakitan domestik.



3.    Keunggulan                                         : Artikel ini memiliki keunggulan dalam bahasa, yang meggunakan aturan bahasa yang baik.

4.    Kelemahan                                          : Kelemahan terdapat pada penjelasan yang kurang mendetail, sehingga mungkin ada beberapa orang yang akan sedikit bingung saat membacanya. Seperti contoh singkatan dari TKDN tidak dicantumkan.
5.    Pendapat akhir/ saran                         : Pendapat akhir saya, artikel ini cukup baik karena dapat memberikan informasi yang berguna diikuti dengan aturan bahasa yang baik pula.
Saran dari saya, mungkin diberikan penjelasan yang lebih mendetail hingga orang – orang dapat mengerti betul tentang apa yang sedang dibahas.
6.    Lampiran




AS Pertanyakan Aturan soal "Smartphone" Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com — Amerika Serikat (AS) "kebakaran jenggot" menghadapi Indonesia yang mensyaratkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 40 persen. Mereka pun menekankan agar regulasi tersebut diperlunak.

Regulasi yang dimaksud rencananya diberlakukan mulai 1 Januari 2017 yang akan datang.
Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia (Menkominfo) Rudiantara menetapkan bahwa smartphone impor yang tidak memenuhi TKDN 40 persen dilarang masuk ke Indonesia.

Saat ini, Badan Perwakilan Dagang AS, badan yang menangani negosiasi dagang AS dengan Indonesia, tengah membahas masalah TKDN dengan pejabat berwenang serta dalam forum-forum multinasional. Mereka keberatan dengan aturan tersebut.

Kritik terhadap aturan "made in Indonesia" itu, termasuk dari grup bisnis berpengaruh di AS, menyatakan bahwa efeknya bisa meningkatkan biaya serta menyulitkan akses terhadap teknologi.

"AS merasa prihatin dan sangat mendukung kepastian bahwa teknologi informasi dan komunikasi, yang berperan penting pada perkembangan ekonomi, dapat diakses secara terbuka di Indonesia," ujar juru bicara kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat di Indonesia, seperti dikutip KompasTekno dari Reuters, Selasa (24/2/2015).

Jumlah pengguna smartphone Indonesia terhitung kurang dari sepertiga total penduduknya. Sementara itu, di Tiongkok, pengguna ponsel pintar terhitung sudah 80 persen dari total penduduknya.

Jumlah pengguna di Indonesia memang lebih rendah dari Tiongkok. Namun, menurut lembaga riset pasar Canalys, justru itu berarti potensi pembelinya masih menggiurkan. Potensi pembeli itulah yang memikat perusahaan raksasa seperti Apple dan Samsung.

Di sisi lain, aturan mengenai TKDN akan menyulitkan perusahaan seperti mereka untuk masuk ke Indonesia yang "haus" smartphone canggih. Saat aturan tersebut berlaku, mereka hanya punya pilihan untuk membangun pabrik atau mencari rekanan perakitan domestik.

Foxconn, salah satu pemasok utama Apple, tahun lalu sempat berniat mendirikan pabrik khusus ponsel di Indonesia. Namun, hingga kini perkembangannya masih lambat.
Sementara itu, 
Samsung dikabarkan telah mulai memproduksi ponsel di Indonesia. Mereka telah membuka pabrik di dekat Jakarta, tahun lalu.
Sumber: Reuters
Editor: Wicak Hidayat



Posted by : Unknown 0 Comments
TUGAS B.INDONESIA















Nama: Dzuwlhaniyf .A. Iyrfaan
Kelas: 1KB03
NPM: 23114381



Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.
Kelebihan WAN
Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas
sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
Kekurangan WAN
Biaya operasional mahal.
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya
No
Kesalahan
Perbaikan
Keterangan
1
Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas
Ejaan dan diksi
2
Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi
Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi
Ejaan
3
yaitu kabel transmisi dan elemen switching
yaitu kabel transmisi dan elemen switching
Ejaan
4
sedangkan elemen switching disini
sedangkan elemen switching disini
Ejaan
5
elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.

elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.

ejaan
6
sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device
sama seperti LAN mengoneksikan antar komputer, printer dan juga device
Ejaan dan diksi
7
WAN dan device tersebut adalah router
WAN dan device tersebut adalah router
Ejaan
8
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat
Jika terkoneksi dengan jaringan internet, transfer file pada tempat
Ejaan
9
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.

Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.

Ejaan
10
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi
Ejaan
11
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya
Ejaan




sumber : https://mahrusalii.wordpress.com/materi/diagnosis-permasalahan-perangkat-wan/pengertian-wide-area-network-wan/
Posted by : Unknown 0 Comments
►

- Copyright © Just Sharing - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -